Pemeriksaan Kolestrol di Kel. Pantai Bahari dan Kel. Pallengu Sebagai Upaya Pencegahan Dini Penyakit Sindrom Metabolik
Keywords:
Sindrom metabolik, Kolestrol, POCTAbstract
Sindrom metabolik adalah sekumpulan gangguan kesehatan yang terjadi secara bersamaan yang dapat memicu terjadinya penyakit seperti jantung coroner, serangan jantung, diabetes mellitus dan stroke. Salah satu yang memicu terjadinya sindrom metabolik adalah peningkatan kadar kolestrol dalam darah. Tujuan dari pengukuran kolestrol dalam darah sebagai upaya dini mencegah terjadinya penyakit metabolik. Hasil pemeriksaan kolestrol di Kel. Pantai Bahari dan Kel. Pallengu yang melibatkan 25 orang responden menggunakan metode POCT ”Point of Care Testing” menunjukkan bahwa terdapat 6 orang (24%) dengan nilai kolestrol normal, 7 orang (28%) dengan nilai kolestrol agak tinggi, dan terdapat 12 (48%) orang yang kolestrolnya tinggi. Hasil tersebut menunjukkan kebanyakan dari masyarakat yang kolestrolnya tinggi, dibandingkan dengan masyarakat yang memiliki nilai kolestrol normal. Hal tersebut bisa saja di sebabkan karena pola hidup yang kurang sehat, selalu mengonsumsi makanan yang mengandung kolestrol tinggi, juga dapat disebabkan karena faktor keturunan












