Edukasi dan Penanganan Spesimen Feses pada Siswa di SDN Baddoka Makassar

Authors

  • Indas Wari Rahman Universitas Megarezky Author
  • Nurfitri Arfani Universitas Megarezky Author

Keywords:

Edukasi, Kecacingan, Spesimen Feses, Siswa SD

Abstract

Penyakit kecacingan atau biasa disebut cacingan masih dianggap sebagai hal sepele oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Padahal jika dilihat dampak jangka panjangnya, kecacingan menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi penderita dan keluarganya. Kerugian akibat kecacingan tidak terlihat secara langsung, karena itu penyakit ini sering dianggap sepele oleh masyarakat. Kecacingan dapat menyebabkan anemia (kurang darah), berat bayi lahir rendah, gangguan ibu bersalin, lemas, mengantuk, malas belajar, IQ menurun, prestasi dan produktivitas menurun. Penyakit ini pada umumnya menyerang pada anak-anak karena daya tahan tubuhnya masih rendah. Pada pengabdian ini, dilakukan edukasi dengan tujuan untuk memberi pengetahuan dan informasi tentang penyakit cacingan dan pendendalian penyakit cacing pada siswa SD, beberapa kegiatan yang dilakukan dalam mengatasi kecacingan pada anak di SDN Baddoka, diantaranya penyuluhan atau edukasi kecacingan dan penanganan feses untuk pemeriksaan cacing. Target peserta edukasi mencapai 50 anak dan setiap anak dikumpulkan spesimen fesesnya untuk dilanjutkan ke pemeriksaan cacing. Ketercapaian kegiatan edukasi terlaksana dengan baik berdasarkan dari bertambahnya tingkat pengetahuan siswa dalam menjawab evaluasi mengenai kecacingan. Sementara spesimen feses yang memenuhi syarat untuk di lanjutkan ke pemeriksaan hanya 28 feses, dan 22 feses tidak memenuhi syarat untuk dilanjutkan pemeriksaan karena volume feses dalam pot sampel tidak mencukupi, adanya sampel yang terkontaminasi dengan urin, dan ada sampel yang konsistensinya cair.

Downloads

Published

10-01-2024