Pemeriksaan Telur Cacing Pada Anak SDN Baddoka
Keywords:
kecacingan, Sekolah Dasar, telur cacingAbstract
Pada pelaksanakaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), yang merupakan salah satu tridarma perguruan tinggi untuk turun langsung ke masyarakat untuk mengaplikasikan pemahaman terkait pentingnya kesehatan khususnya Infeksi Kecacingan. Hal ini menjadi landasan pentingnya dilakukan edukasi dan pemeriksaan Kecacingan pada komponen masyarakat terutama anak-anak, khususnya anak sekolah dasar. Anak usia sekolah dasar merupakan anak yang memiliki frekuensi bermain relatif tinggi, baik di sekolah maupun di rumah. Perilaku bermain ini tentu tidak dapat dilepaskan dari terjadinya kontak dengan tanah halaman sekolah. Tinggi rendahnya fekuensi kecacingan berhubungan erat dengan kebersihan pribadi dan sanitasi lingkungan menjadi sumber infeksi. Telur dapat melekat pada sayuran dan tertelan bila sayur tidak di cuci atau di masak. Selain itu telur juga bisa terkontaminasi pada anak-anak yang sering bermain di tanah tanpa mencuci tangan sebelum makan. Kecacingan merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang berhubungan erat dengan kondisi lingkungan. Prevalensi kecacingan di suatu daerah sangat bervariasi tergantung dari beberapa faktor antara lain kelembaban, kondisi tanah, higiene sanitasi, kelompok umur yang diperiksa.












